Ajang Ademsari Peleburan Dari Enam SF, Animo Peserta Luar biasa

21
PANITIA ADEMSARI. Kompak & Solid

AVESNEWS.COM – Perkembangan perburungan di kota udang Sidoarjo cukup pesat, apalagi puluhan gantangan yang tersebar di seluruh pelosok kota dan desa, menggambarkan keberadaan kicaumania terbilang padat. Seiring dengan itu, bermunculan sejumlah Bird Club maupun Single Fighter (SF) yang meramekan khasana perkontesan. Awalnya entah kapan waktunya, sejumlah SF yang selama ini berangkat berlomba atas nama masing-masing menyatakan satu nama Ademsari sebagai wujud menyatukan visi dalam berhobi.

JUARA 1. LB Fighter A

Pasalnya, ada enam SF yang tergabung dalam Ademsari diantaranya PTB SF, Graha SF, Beda Usia SF, NUR SF, YNV SF dan Man SF.  Akhirnya dalam obrolan ngopi bareng di beberapa gelaran sembari berlomba, ingin mengabadikan visinya dengan menggelar lomba burung berkicau dengan tajuk Ademsari. Puncaknya, terwujud gagasan menggelar lomba burung yang dihelat di gantangan Joko Tole, Gedangan Sidoarjo, Sabtu 6 Oktober 2021 lalu. Bahkan, animo peserta yang hadir diluar dugaan panitia dan bisa dibilang luar biasa.

Advertisement
JUARA 1. Kacer A

Salah satu penggagas gelaran Ademsari, Koyum, mengawali kalimatnya pada avesnews, kalau gelaran ademsari digelar bertujuan untuk seduluran dan pertemanan sesuai slogan Ademsari “Kabeh Bolo Kabeh Konco”. Bukan hanya itu, Koyum mengaku kalau gelaran hari ini, semata-mata bertujuan agar lomba berjalan fairplay. “Alhamdulillah, lomba berjalan sesuai harapan kita bersama tanpa ada protes sedikitpun dari peserta,” jelas pria yang punya nama Facebook “Gus Irul”.

JUARA 1. Ijo G36

Dibalik kesuksesan lomba Ademsari tidak lepas dari peran serta para joki dari sejumlah SF yang tergabung, tidak heran kekuatan arus bawah khususnya peserta akar rumput mendukung sepenuhnya. “Kita sengaja memberikan kesempatan para joki dari masing-masing SF yang tergabung Ademsari untuk berkarya dalam sebuah gelaran, ternyata terbukti gabungan para joki menjadikan kekuatan yang tidak bisa ditandingi,” papar Koyum. “Kami atas nama panitia mengucapkan beribu terima kasih kepada seluruh kicaumania, terutama atas kerja keras para joki, hasil karya mereka patut mendapat apresiasi,” ucap Koyum bangga.

JUARA 1. Muraibatu G36

Sedikitnya 22 kelas yang dipasang, dikurangi kelas Cendet sukses tergelar, bahkan peserta kelas ekor panjang dan cucak ijo mendominasi lomba. Apalagi dalam pantauan di lapangan, tidak sedikit gaco murai maupun ijo berkualitas hadir  diajang para joki ini, tak pelak persaingan antar gaco di kedua jenis burung tersebut tidak terhindari. Serupa dengan kelas paruh bengkok maupun kacer, banyak gaco yang mendominasi podium utama.

JUARA 2. Muraibatu G36

Diantaranya aksi dari CH Sarep andalan Abah Hadi RKN SF yang terbilang mewah dalam bongkar varian tonjolannya yang dibawakan panjang-panjang. Berkat mencoloknya CH Sarep yang all out beraksi, nyaris diganjar gelar quartet. Serupa dengan Sonic kacernya Badrus asal Jombang yang dikawal Rohman Markas Klewer, berhasil cetak juara 1 dua kali dikelas B,C sedangkan dikelas A puas diurutan 3 besar dibawah prestasi Bajak laut dan Samar yang keduanya dari duta Piala Omahe Tempe.

JUARA 2. Muraibatu A

Tidak kalah seru aksi dari LB Combat salah satu andalan Matius Kosasih dengan atributnya KNA yang beralamat Mojoarum 2. Sekali ngekek sulit ditandingi lawan, terbilang menitan dalam ngekeknya. Aksi Combat yang turun dikelas Fighter AB, karena panjangnya, juara 1 disabet semua. Dikelas paruh bengkok sendiri, KNA bawa 3 amunisi, selain Combat ada LB Basoka dan LB Matador. Keduanya juga mencetak prestasi, Basoka juara 3 dua kali kelas fighter A dan B sedangkan Matador turun dikelas LB M3 non minor (AB) juga menduduki posisi 3 besar kelas A, dan juara 2 dikelas B.

JUARA 1. Kacer B

Beda dengan kelas muraibatu, yang dibuka 4 sesi, tidak satupun gaco yang mendominasi juara semua merata, meski hampir rata-rata gaco yang turun lebih dari sekali. Akan tetapi, pertarungan sengit dikelas murai A dan B cukup seru, karena ada dua jawara yang saling bersaing ketat yakni MB Pelor andalan H. Nawawi dan MB Demit Pasir murainya Abah Hudan 911 SF. Namun diujung penilaian, raih juara 2, dua kali MB Pelor yang menang satu tingkat dari MB Demit Pasir yang masuk posisi 3 besar dua kali. Dipenghujung gelaran, juara umum SF direbut KNA, sedangkan Duta Omahe Tempe yang dikawal Taufik BMW raih gelar juara BC.

JUARA 1. Muraibatu B
JUARA 1. Ijo B
PARA JUARA. Ijo C
JUARA BC. Dt Piala Omahe Tempe
KNA. Raih gelar Juara umum SF. Klik Disini Berita pembuka + Data JuaraKlik Disini Seputar Vidio Gelaran Ademsari