17.1 C
East Java
Jumat, Agustus 6, 2021
BerandaKICAUANBaru Disetting Sebulan, Kapten Milik Andra – KWB Tapaki Podium

Baru Disetting Sebulan, Kapten Milik Andra – KWB Tapaki Podium

POLA RAWATAN. Agus, sang perawat baru menemukan pola rawatan pasca sebulan dipolesnya.

Cucak hijau Kapten milik Andra dari Kota Wisata Batu (KWB) mulai menunjukkan performanya di sejumlah gelaran. Satu diantaranya saat tampil di Latpres gantangan KWB, Sabtu (01/8/2020).

Besutan yang baru sebulan dipoles Agus sang perawat sudah berhasil menapaki podium. Gacoan ini mengandalkan lagu tengkek, greja tarung dan burung flamboyan. Nama burung flamboyan merupakan penyebutan lokal daerah Jawa Barat dengan nama latinnya Alcippe pyrrhoptera (Javan Fulvetta). Dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan Wergan Jawa.

“Kebetulan besutan ini baru saya poles sekira sebulan, tampil di gantangan KWB sekaligus ingin mengetahui hasil settingan selama ini. Ternyata penampilannya sesuai harapan,” ungkap Agus.

Tampil dengan gaya ngentrok dan jegrik khas Cucak Hijau petarung, Kapten nyaris meraih gelar double winner. Tampil di sesi Cucak Hijau A, gaco ini berhasil meraih juara pertama sedangkan di sesi kedua terpeleset ke posisi runner up. “Penampilan di sesi kedua tidak seperti sesi pertama, tampilnya dari tengah hingga akhir,” ujar Agus.

Sedangkan untuk pola perawatan Agus mengatakan, tidak ada yang istimewa baik dalam perawatan harian atau menjelang lomba. Selama ini Kapten hanya menerapkan pola mandi setiap hari dengan karambah selama 30 menit dimulai pukul 08.00 WIB.

“Kalau mandi biasanya Kapten saya biarkan tidak dipaksa apalagi dipancing dengan membasahi pakai semprotan. Dibiarkan mandi sepuasnya, selanjutnya dijemur selama 30 menit dan diangin – anginkan dengan durasi seperti durasi penjemuran,” bebernya.

Dengan pola perawatan tersebut, Agus meyakini kunci dari penampilan Kapten berada dipola rawatan mandi, jemur dan angin – angin. “Ternyata dengan rawatan seperti itu, penampilannya lebih stabil, lagu bisa bongkar dan setiap tampil nyaris tidak pernah didis,” ceritanya.

Sedangkan untuk pakan serta ekstra fooding, Kapten hanya mengonsumsi pisang untuk menu harian plus lima ekor jangkrik sekali

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular