31 C
East Java
Kamis, April 15, 2021
Beranda KICAUAN Demi Mengenalkan Ring Silver Panitia Khofifah Cup 1 Obral Privilege Pada Kicaumania

Demi Mengenalkan Ring Silver Panitia Khofifah Cup 1 Obral Privilege Pada Kicaumania

Terosoboan baru yang dilakukan panitia Khofifah Cup 1 dibawah payung PBI cabang Surabaya yang sudah berlangsung sejak gelaran Piala Raja lalu cukup memberikan peluang bagi kicaumania khususnya kelas-kelas tertentu demi misi utama PBI yakni pelestari. Karena itu, agar pelestarian makin meningkat panitia Khofifah Cup 1, rupanya punya rencana mulia demi mengenalkan ring silver khususnya pada para breeder Indonesia atau para komunitas burung yang melombakan burungnya dari hasil tangkaran.

Bahkan pengenalan ini sudah berlangsung sejak dari Piala Raja (8/9) silam, yakni dengan obral privilege (artinya hak istimewa) kepada kicaumania yang masuk 5 besar mendapat satu tiket di dalam kelas ring silver yang dibuka dua kelas nantinya. “Privilege tersebut sudah kami lakukan sejak di Jogja lalu saat gelaran Piala Raja, bagi juara 1-5 kelas silver masing-masing dapat tiket khusus kelas ring silver di Khofifah Cup 1 nanti. Hal ini bertujuan agar mereka punya semangat dalam menurunkan gaconya dikelas ring silver,” ujar Heri Soegihono, ketua PBI Cabang Surabaya pada avesnews belum lama ini.

Bahkan privilege tersebut dilakukan kembali saat gelaran road show Khofifah Cup 1 yang diselenggarakan di gantangan Agro lalu, kepada para juara 1 khususnya buat kelas ring PBI nanti. “Terserah peserta yang mendapat privilege  tersebut memilih kelas A atau kelas B,” sambungnya. Bukan hanya kelas ring silver atau ring PBI saja yang mendapat perhatian dari orang nomor satu dijajaran Pengurus Daerah PBI Jatim ini, tapi juga peserta di kelas anis merah.

Heri juga menyakinkan kepada penghobi Anis Merah jangan takut melombakan burungnya di gelaran Khofifah Cup 1 nanti, karena gacoan anda belum tentu kalah dengan gaco peserta lain yang seringkali merajai dikontes nasional selama ini. Jelasnya keraguan peserta anis merah yang mengikuti dikelas penyisihan yang imagenya tiketnya terlalu mahal tersebut juga ditepisnya.

“Jangan takut turunkan andalannya sebelum bertanding khususnya dikelas penyisihan yang dianggap tiketnya terkesan mahal tersebut. Bahkan perlu diketahui, tiket 600 ribu hadiah juara 1,2,3 nya saja berapa juta yang bakal dikantongi para juaranya. Karena itu harapan saya, para penghobi Anis Merah mari kita bersama-sama bangkit dalam ketakutan tersebut dan kita buktikan kalau burung-burung yang berpotensi kita ini bisa dibuktikan di lapangan di event Khofifah Cup 1 Oktober nanti,” ungkap penghobi berat anis merah ini bersemangat.

Meski event Khofifah Cup 1 sekitar sebulan lagi digeber, gaungnya sudah terdengar ditelinga tokoh perburungan Nusantara, berkat dedikasi para duta Khofifah Cup 1 yang nyaris tiap pekan mensosialisasikan ke lomba-lomba selama ini. Bahkan lobi para elit pimpinan ketua PBI cabang Se-Jawa Timur juga mensoudingkan untuk mendukung gelaran yang digeber 27 Oktober 2019 nanti di area Kampus Ubaya, Tenggilis Surabaya itu, dengan meluruk ke lomba-lomba maupun menggelar lomba lokal terkendali atau sejenisnya.

Bukan hanya itu, tokoh-tokoh perburungan sebelum reformasi negeri ini belum lahir juga hadir dalam lomba burung berkicau yang merupakan event tahunan yang selalu sukses menyedot kicaumania lintas blok tersebut. Tokoh-tokoh lawas tersebut diantaranya Acun Owen, Edi PLN, Yono Plaza,Fajar Bali, Handy Carton, Sien Ronny,Bambang Honda dan banyak lagi tokoh-tokoh muda lainnya. “Kami atas nama keluarga besar PBI Jatim maupun cabang Surabaya, menyambut baik kehadiran para tokoh yang tidak bisa kami sebut satu persatu, setidaknya dengan kehadiran mereka cukup berpengaruh magnitnya dalam suksesnya event kami kelak,” ujar politisi Golkar dalam obrolan penutup.Brosur Khofifah Cup 1

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular