28 C
East Java
Sabtu, Mei 15, 2021
Beranda HEADLINE Ganas Nyaris Hatriks, Godong Pertahankan Tahtanya di M3 Road to Samuri Cup...

Ganas Nyaris Hatriks, Godong Pertahankan Tahtanya di M3 Road to Samuri Cup II #1

GODONG. Kembali sukses pertahankan gelar ijo terbaiknya

Sudah diprediksikan sejak awal, kelas ekor panjang dan ijo animo pesertanya mendominasi lomba, hampir semua kelas nyaris mengisi gantangan. Tak heran pertarungan kedua kelas yang dipasang masing-masing 4 sesion tersebut berlangsung memanas. Apalagi banyak dihadiri besutan-besutan kualitas nasional, membuat pertarungan kedua kelas ini jadi lebih sengit dalam merebut gelar utama.

GANAS. Nyaris hattriks sekaligus raih gelar murai terbaik

Diantaranya Ganas salah satu amunisi 911 SF yang dikawal Taufik wibisono, nyaris cetak juara 1 tiga kali serta dapat gelar murai terbaik. Bukan hanya itu, Sadis yang juga andalan Abah Hudan 911, juga ambil bagian merajai di kelas D. Sementara amunisi 911 dikelas ijo, dalang  puas masuk dua besar dikelas ijo B. “Rencananya amunisi-amunisi ini siap meluruk ke Paku Alam,” ujar Taufik singkat.

MR 45. Amunisi Kaji Said kembali duduki posisi cendet terbaik

Di kelas Ijo sendiri, pertarungannya lebih sengit lagi, apalagi dihadiri para pendekar ijo standart nasional. Diantaranya Godong ijonya Alex Gresik yang akisnya cukup gemilang mampu mempertahankan gelarnya sebagai juara ijo terbaik. Serunya Godong di event ini juga mendapat kawalan ketat dari Brutal ijonya Mr.Fuk yang dikawal Ari minacell. Bahkan poinnya terpaut tipis dalam merebut gelar ijo terbaik. Untuk Godong raih juara #1 dua kali, juara #2 dua kali, sedangkan Brutal juara #1 dua kali, juara #2 sekali.

METIC. Andalan H.Suud rebut Love bird terbaik

Bahkan dalam perebutan juara 1 dikelas ijo D, ada sedikit gesekan dalam merebut gelar juara 1 karena dalam penilaiannya kedua gaco tersebut merebut juara 1,2 nya terjadi (tos) terbagi dua juara, meski akhirnya Brutal dalam hasil tos yang dapat juara 1. Hanya saja, keputusan juri yang digawangi langsung Bambang Dewa membuat joki Brutal kurang puas atas keputusan tersebut, yang menjadikan pemicu protesnya sang joki, meski dampaknya membuat sesi berikutnya sempat dihentikan beberapa menit namun akhirnya hal ini bisa diredam kicaumania lainnya yang juga Ari mina cell sebagai punggawa juga sudah klarifkasi pada pihak panitia.

PETRUK, Besutan Mr.Kunam jadi raja dikelas kids

Menurut Bambang, kedua ijo tersebut aksinya sama-sama memiliki kelebihan, hanya saja kalau Godong saat itu aksi awal tengahnya cukup nekan-nekan, sedangkan Brutal kerjanya tengah akhir makin mencolok, karena itu kami putuskan untuk keduanya diberi koncer masing-masing tiga bendera AB. “Hasil keputusan ini kami pertimbangkan matang-matang, tidak melihat siapa pemiliknya,” tegas Bambang.

GODONG. Saat raih juara tos dikelas ijo D

“Atas nama panitia Dewa, kami menghimbau kepada para peserta agar lebih cermat dalam memantau gaconya di lapangan tapi juga harus cermat memantau burung lainnya, agar tidak sepihak dalam penilaiannya, serta kami tegaskan kalau di Dewa, ketertiban peserta lebih utama, karena kalau tidak dipatuhi yang rugi peserta sendiri sebab kinerja juri kami dalam penilaian kalau terjadi banyak teriakan peserta yang sudah diperingati sebelumnya dan sering kami hentikan tanpa tolerir apapun,” ungkap Bambang panjang lebar usai gelaran.

SADIS. Saat aksinya raih juara 1 dikelas Murai D

Sementara pertarungan partai neraka (cendet), ada dua gaco yang seru dalam merebut gelaar juara 1, kedua gaco tersebut adalah Mr.45 cendetnya Kaji Said sama Messi milik Abah Wilson. Pertarungan sengitnya dikelas B dan C saling jegal dalam posisi juara 1, meski dikelas A, Mr.45 awalnya sudah kantongi koncer A. Bukan hanya itu, perebutan gelar juara cendet terbaik, Mr.45 kembali pertahankan tahtanya.

MOJOPAHIT. Andalan Bonse merajai dikelas MB B.

MR.45. Saat merajai dikelas cendet A & C

Diakhir gelaran, Dewa’99 sebagai EO yang selama ini menjunjung tinggi sportifitas yang sifatnya dinamis tetap jadi sorotan publik dalam setiap gelarannya. “Kami atas nama keluarga besar EO Dewa’99, di bulan suci ini kami mohon maaf bila ada peserta yang kurang puas dengan keputusan kami, meski keputusan tersebut selalu dengan pertimbangan matang real di lapangan dan kalau memang layak, tanpa pandang bulu kami berani bertanggungjawab apa yang kami putuskan, dan kami siap menerima masukkan dari peserta yang kurang puas tersebut tanpa ada aksi yang kurang pantas, terlebih di bulan suci ini,” tegas Bambang diakhir obrolannya.Klik Disini revisi final daftar juara M3 road to Samuri Cup II

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular