M3 New Normal Tetap Patuhi Protap Kesehatan, Kelas Murai Masih Jadi Kelas Favorit

107
SETIAP PESERTA. Wajib bermasker, cuci tangan dan periksa suhu tubuh

Dewa sebagai EO yang selama ini selalu sukses dalam mengundang kicaumania, selain tetap kekeh mempertahankan posisinya sebagai penyelenggara dalam mematuhi protokol kesehatan, juga kelas ekor panjang masih jadi kelas yang difavoritkan oleh murai mania. Terbukti gelaran masa new normal, sejak gelaran perdana Juni silam, kelas murai selalu padat pesertanya dan selalu ada kelas tambahan. Begitu pula dalam gelaran M3 New Normal, Minggu (19/7) pekan lalu, kelas murai juga bertambah satu kelas.

PARA JUARA. Anis merah A

Tak heran, perang kelas ekor panjang di gantangan berlokasi di Desa Medaeng ini selalu padat pesertanya, meski dalam masa Pandemi Covid 19 ini, ada pembatasan peserta. Pembina Dewa’99 Bambang dalam uraiannya, di situasi pandemi ini, kami tetap mematuhui aturan protokol kesehatan dengan cuci tangan, ukur suhu tubuh, jaga jarak dan pembatasan peserta,  kalaupun kami buka dengan jumlah penuhi gantangan, pastinya peserta juga bakal mengisi gantangan semuanya. Tapi selama kami buka gelaran lanjut Bambang, dengan pembatasan peserta, kicaumania khususnya kelas murai tetap menginginkan kalau kelas murai ditambah, itupun masih dalam batasan peserta.

Advertisement
PARA JUARA. Murai A

“Pertimbangan kami dalam pembatasan peserta, pertama karena menghormati warga di sekitar lingkungan gantangan, kedua agar seluruh kicaumania yang hadir di gantangan Dewa tetap nyaman, aman dengan menjaga kesehatan dan mengikuti aturan yang kami buat,” papar Bambang pada media usai lomba. Kecuali, sambung Konseptor Dewa Didin, kalau Dewa ada tanggapan diluar gantangan ini los pesertanya, karena hal itu atas tanggungjawab panitia yang bekerjasama dengan Dewa, seperti event Dandim 0816 Cup, 2 Agustus mendatang di Makodim, lingkar timur Sidoarjo, seluruh kelas los kecuali kelas bintang bhaskara jaya dibatasi 30 (G30) peserta.

PARA JUARA. Cucak Ijo A

Seperti biasa, kelas muraibatu diluruk muraimania antar kota lengkap dengan gaco terbaiknya. Tak heran persaingannya cukup ketat dalam seleksi kejuaraan. Begitu juga murai yang dapat koncer A merata alias tidak ada gaco yang dominan juara satu. Kelas murai A, MB Robinson murainya Apank 139 team yang meraih juara satu. Kelas murai Ring yang jadwalnya diurutan ke 7, aksi MB Jibril milik Top Performance yang naik ke podium utama. Kelas murai B, juaranya diraih MB Bandi gaconya ABS Moker. Sementara kelas murai C yang jadi rajanya adalah MB Alibaba milik H.Agus Notaris. Sedangkan kelas murai D, MB Raja Timur besutan Abah Wien PBC yang mutlak dapat koncer A dan dikelas penutup murai E, MB Segoro Gem murainya Bos kecil yang dapat piala juara satu.

PARA JUARA. Cucak ijo A

Kelas lainnya juga merata dalam podium utama meski dalam perebutannya cukup bersaing dan saling geser posisi kejuaraan, kecuali kelas kacer, Kacer Raja Damai milik Yudi ST 912 yang raih juara double winner. Sedangkan di akhir gelaran, punggawa Gokil SF Reno Brimob, yang ditemui langsung Bambang dan Didin dalam penyerahan APD (Alat Pelindung Diri) protokol kesehatan darinya dengan tujuan kepedulian Reno pribadi mendukung aturan Pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus korona.

PARA JUARA. Kacer A

Bahkan selain menyumbang APD ke Dewa berupa masker, sarung tangan dan beberapa Face shield, rencananya juga akan menyumbangkan APD ke beberapa titik gantangan yang ada di sekitar Sidoarjo Surabaya. “Tujuan kami dalam sumbangan APD ke gantangan-gantangan ini hanya peduli agar kenyamanan kicaumania dalam berlomba tetap aman, bahkan rencana ke depannya kami juga bagikan APD ke beberapa gantangan di Sidoarjo Surabaya,” tandas Reno pada media.Klik Disini Data Juara M3 New Normal

PARA JUARA. Cendet A
PARA JUARA. Murai Ring
PARA JUARA. Cucak Ijo B
PARA JUARA. Murai B
PARA JUARA. Cendet B
PARA JUARA. Murai C
MB SAWUNGGALING. Di usia belia bisa bersaing dengan raih koncer C
PARA JUARA. Murai E
RENO GOKIL. Saat Bagi-bagi APD kepada panitia Dewa’99