31 C
East Java
Jumat, April 16, 2021
Beranda KICAUAN Polda Beserta Polres Se-Jatim Bersama RI & Phoenix Siap Sukseskan Piala Kapolda...

Polda Beserta Polres Se-Jatim Bersama RI & Phoenix Siap Sukseskan Piala Kapolda Jatim

PEMANTAPAN. Kepanitiaan RI yang dipimpin Welly berlangsung dengan suasana yang cukup hidup

Bisa jadi tanggal 14 April mendatang semua Bangsa Indonesia sudah tahu kalau H-3 (dari 17 April) merupakan  menjelang hari pesta demokrasi negeri ini. Bahkan tanggal tersebut pula merupakan hari tenang yang sekaligus sudah berakhirnya masa kampanye para Paslon Presiden maupun Calon Legislatif. Hanya saja menariknya, untuk menyambut pesta demokrasi ini, suatu hobi secara tidak langsung tidak bersentuhkan dengan dunia politik sedikit pun karena hobi merupakan murni salah satu sikap bangsa ini untuk menyalurkan ekspresi hidupnya lewat hobi yang tidak melihat sudut pandang, waktu maupun ruang.

Misal hobi sepak bola, hobi balap motor, hobi mancing, de el el. Begitu pula hobi burung pun sama. Karena itu, salah satu EO ternama negeri ini yang perannya cukup besar dalam memajukan dunia hobi perburungan di jagad ini yang bernama Radjawali Indonesia (RI) khususnya wilayah Jatim bersama Pakan Burung “Phoenix” dengan tajuk Piala Kapolda Jatim, Minggu (14/4) mendatang yang di back up langsung pihak Polda Jatim meyakinkan kepada seluruh masyarakat kicaumania Indonesia khususnya wilayah teritorial Polisi Republik Indonesia Daerah Jawa Timur, gelaran yang dihelat di area Mapolda Jatim, dipastikan digelar.

Hal ini ditegaskan kedua belah pihak baik dari kepolisian Polda Jatim maupun dari pihak RI dalam pertemuan pemantapan kepanitiaan, Jum’at (29/3) lalu di salah satu Foodcourt di bilangan jalan Dinoyo, Surabaya. “Kami dari pihak Polda mengback up seluruh kegiatan event lomba burung serta siap menyukseskan gelaran yang bertajuk Piala Kapolda Jatim,” tegas Ipda Handoko mewakili dari institusi Polda awal pesannya pada media yang di undang pihak panitia RI.

“Bahkan, gelaran ini mengajak seluruh Polres Kota Kabupaten ditambah satu Polrestabes yang totalnya  berjumlah 39 tersebut untuk turut mendukung gelaran ini,” ujar pria asal Magetan pada awak media. Bukan hanya itu, seluruh Polres tersebut, masing-masing diwajibkan mengirim dutanya untuk ikut berlomba sedikitnya 5 ekor burung dalam mendukung gelaran ini, sambung Handoko.

Masih menurut pria perwira pertama di jajaran intel Polda Jatim ini, bahwa gelaran ini bukan serta merta hajatan pihak Polda Jatim maupun RI selaku EO sebagai pelaksana lomba burung tapi merupakan hajatan seluruh masyarakat kicaumania yang tujuan utama event ini untuk mengajak seluruh bangsa ini khususnya Jawa Timur, bersikap cooling down agar aura positif tetap kondusif dalam menyambut Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg) yang digelar 17 April 2019 nanti.

Senada penegasan ini juga disampaikan pihak RI yang digawangi Welly selaku Pembina RI wilayah Jatim yang didampingi Imron sebagai Ketua RI Jatim 1 beserta jajaran dibawahnya selepas memimpin acara pemantapan kepanitiaan Jum’at lalu. Bukan hanya itu, dari pihak RI yang dikonfirmasikan Welly pada media kalau 99,99 persen seluruh jajaran Polres Kota Kabupaten ditambah Polrestabes di depan Mapol masing-masing telah terpasang banner yang bertuliskan lomba burung berkicau Piala Kapolda Jatim dan seterusnya. “Karena itu, kami atas nama keluarga besar RI mengucapkan selamat datang dalam gelaran Piala Kapolda Jatim, Minggu (14/4) mendatang di Lapangan bola Mapolda Jatim,” tegas pria bersahabat yang diamini jajaran RI lainnya.

CONTOH. Banner yang terpasang di Mapolres Magetan

Sementara hasil pemantapan kepanitiaan yang acaranya sebelum dihadiri pihak Polda Jatim, terbilang final baik persiapan gantangan, lengkap dengan tenda-tendanya maupun properti lainnya. Juga tidak lupa puluhan pasukan pengamanan dari pihak Polda Jatim yang siap mengamankan jalannya gelaran nanti. Bahkan tata tertib lomba pun juga dibahas dalam acara yang cukup hidup diskusinya tersebut. Salah satunya, soal aturan pengambilan tiket di hari Sabtu di Mapolda Jatim sekitar pukul 13.00 – 17.00, maupun di hari Minggunya tiket terpesan tapi belum diambil oleh peserta.

Juga tidak kalah pentingnya menyinggung soal aturan penilaian love bird dewasa yang disepakati point tertinggi sebesar 2800 poin dengan durasi waktu 7 menit yang setiap jurinya ditugaskan menilai 4 ekor burung saja. Dengan durasi waktu 7 menit tersebut, bila burung tersebut ngekeknya terhitung per 15 detiknya kami berikan bendera warna merah yang artinya burung tersebut mendapat poin 100, sehingga per 60 detiknya (1 menit) ngekek tanpa jeda kami beri poin 400 per burungnya, dan apabila selama 7 menit burung tersebut ngekeknya tanpa jeda, kita tinggal akumulasikan dari 400 poin dikalikan 7 menit menjadi 2800 poin. “Kalau kemungkinan hal ini ada tim juri yang melebihi dari poin yang sudah kami tentukan, kami tegaskan bahwa juri tersebut diwajibkan bertanggungjawab atas kinerjanya,” tegas pria yang akrab dipanggil Imron Brekele.

CONTOH. Banner yang terpasang di Mapolres Kediri

“Sedangkan penilaian secara keseluruhan baik kicauan maupun keke’an, peserta diwajibkan mematuhi tata tertib lomba yang sudah diatur dalam AD ART RI yang teknis startnya, menggunakan system traffic light yang artinya setiap peserta memasuki arena lomba dimulai dengan lampu hijau, lalu lampu kuning dan terakhir lampu merah yang artinya seluruh peserta sudah diharuskan menggantang burungnya masing-masing sesuai nomor tiket yang dipesan. Jika dilanggar sangsinya peserta tersebut dilarang menggantang atau dengan toleransi burung tersebut tidak mendapat peluang juara 1,2,3,” ungkap Imron dalam menutup obrolannya. Klik Disini Buka Brosur Piala Kapolda Jatim

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular