29 C
East Java
Jumat, April 16, 2021
Beranda KICAUAN Tanda-Tanda Bangkitnya Sidosatu Bakal Lahir di Bupati Sidoarjo Cup 2

Tanda-Tanda Bangkitnya Sidosatu Bakal Lahir di Bupati Sidoarjo Cup 2

MEETING. Pemantapan panitia Bupati Sidoarjo Cup 2, Senin (21/1) lalu

Bupati Sidoarjo Cup 2, Minggu (27/1) di area Parkir Timur GOR, Sidoarjo bisa jadi bakal ada tanda-tanda bangkitnya momentum Kicaumania Sidoarjo kembali Bersatu yang dulu populer dijuluki Sidosatu. Bahkan event yang digagas tokoh-tokoh muda Sidoarjo yang langsung diback up 4 gantangan dalam wilayah BnR Sidoarjo pimpinan Haris.

Jelasnya, gelaran Bupati Sidoarjo Cup 2 ini, dideklarasikan sebagai event tahunan yang sekaligus satu rangkaian kegiatan hari jadi kota Sidoarjo. “Siapa pun Bupatinya nanti, event ini resmi diagendakan sebagai event tahunan dalam rangka memperingati hari jadi kota Sidoarjo,” tegas Haris ketua BnR Sidoarjo saat memimpin acara pemantapan panitia Bupati Sidoarjo Cup 2 senin (21/1) malam di aula gantangan Tanjungpuri.

Menurut Ardi, orang nomor dua dijajaran BnR Sidoarjo, kalau event ini bertujuan untuk mengakomodir semua lapisan masyarakat kicaumania. Karena itu, kami tidak membuka tiket dengan bandrol mahal-mahal, agar semua kicaumania khususnya warga Sidoarjo yang memiliki gaco yang berpotensi bisa ikut berpesta dalam gelaran ini.

Pasalnya, persiapan panitia Bupati Sidoarjo Cup 2, yang sudah final, terbukti tinggal seting lapangan yang bakal dirampungkan  terhitung dari H-3. “Karena event ini kami harapkan sebagai iconnya event Sidoarjo, tentu kenyamanan peserta jadi perioritas kami nantinya,” tegas H.Rahmat Hidayat, tokoh muda salah satu penggagas berdirinya gantangan Tanjungpuri tersebut.

Sementara Yandik pengelola gantangan BnR Tulangan yang dinobatkan sebagai ketua pelaksana, mengaku kalau di event Bupati Sidoarjo Cup 2 nanti siap menerapkan konsep pantauan baru, dengan tujuan agar memaksimalkan penilaian dari segala penjuru. “”Demi suksesnya gelaran ini, kami mencoba dengan konsep baru,” tandas Yandik pada avesnews.

Bukan hanya itu, pantauan burung bakal dijamin memuaskan peserta salah satunya setingan lapangan, seperti jarak antara batas pagar pembatas dengan gantangan sekitar 16 meter. “Tujuan batas ini, untuk meminimalisir hal-hal yang terjadi di lapangan,” tegas Yandik usai mengikuti acara pemantapan panitia bupati Sdoarjo Cup Senin malam.

Masih menurut Yandik, kalau konsep baru ini, tiap juri memantau 4 burung yang diseting dalam satu blok (berbentuk kotak yang berjumlah 4 nomor gantangan). “Kalau selama ini bentuk sejajar, sekarang dibuat bentuk satu persegi empat (kotak), dengan jumlah 4 burung,”sambung Yandik.

Konsep baru ini, tidak mengurangi aturan Pusat yang sudah dulu diorbitkan, namun konsep ini sifatnya menyempurnakan agar lebih maksimal. Bahkan adik Setiono Tjokro Hadi (STH) pentolan BnR Koblen Surabaya ini mengaku, berharap konsep ini nantinya diterapkan di tempat-tempat BnR lainnya.

“Kami tegaskan, di event Bupati Sidoarjo Cup 2 ini, ada 4 gantangan yang masuk wilayah BnR Sidoarjo yang mendukung penuh atas gelaran ini, diantaranya gantangan Tanjungpuri, gantantan Tulangan, gantangan  Panji, dan gantangan Krian,” sambung Yandik dalam menutup obrolannya.

 

Klik Disini Brosur Bupati Sidoarjo Cup 2

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular